Minggu, 17 Februari 2008

Mengapa kita perlu Intelligent Solution ?

Hari ini Minggu, 17 Februari 2008.
Barusan saya menonton acara Kick Andy yang menampilkan para Tuna Netra yang bisa membuat website.
Mereka memiliki program untuk merubah tampilan di layar menjadi suara. Meskipun mereka mendapat handicap yang cukup berat, namun mereka tidak menyerah untuk bisa belajar dan berkembang. Mereka tidak fokus kepada masalah, tetapi mereka fokus pada solusi. Mereka ingin dapat membaca buku, namun mereka tidak bisa membaca. Mereka tahu ada banyak buku di toko buku dan perpustakaan, tetapi mereka tidak bisa membaca. Salah seorang dari mereka menggambarkan seperti seseorang yang bisa merasakan udara disekitarnya, tetapi tidak bisa menghirup udara. Sangat mengharukan, dan terlebih lagi mereka sangat bersemangat untuk terus belajar. Ada kalimat dari mereka: " Anda yang bisa melihat, memikirkan apa yang Anda lihat, sedangkan kami yang tidak bisa melihat, bisa melihat apa yang kami pikirkan."
Mereka yang tidak melihat bisa membuat website kartunet (Karya Tuna Netra). Sangat mengejutkan saya, betapa mereka tidak bisa dipatahkan oleh rintangan yang mereka hadapi. Semangat mereka malah menggerakkan saya untuk melihat website mereka.

Kemudian saya melihat ke website mereka http://www.kartunet.com/
Pada website tersebut ada tertulis bahwa masalah yang mereka hadapi adalah pekerjaan. Tentu saja hal ini sangat kita maklumi. Karena itulah saya tergerak untuk menghubungi mereka. Saya mengirim email kepada Leader dari website tersebut. Saya ingin mengajak berdiskusi dengan mereka, mengenai suatu sistem pendidikan yang bisa mereka jalani dan bisa menghasilkan uang. Saya bersemangat untuk melihat sejauh mana kemungkinannya. Hal ini mengingatkan saya akan seseorang yang juga tuna netra di USA, tetapi mendapatkan penghasilan yang jauh lebih tinggi dari rata-rata orang yang bisa melihat.
Dengan kemampuan membuat website, maka teman-teman tersebut bisa berkomunikasi dengan orang yang bisa melihat dimana saja. Potensi itulah yang saya ingin diskusikan sehingga mereka bisa mendapat penghasilan uang sebesar yang mereka inginkan. Sebuah intelligent solution yang perlu dijajaki, diselidiki dan didiskusikan. Saya melihat potensi yang sangat besar pada teman-teman tersebut, dan saya ingin menunjukkan kepada mereka.

Lebih dari itu, saya juga tergerak untuk membuat blog sendiri. Saya mencoba apakah gambar bisa di upload ke halaman blog dan apakah sebuah file bisa di copy-paste. Ternyata bisa lho, maklum ya masih belajar.

Mengapa saya memerlukan Intelligent Solution ?
Chity anak kami yang pertama akan menyelesaikan kuliah S1 nya di ATMA JAYA dalam 2 tahun mendatang.
Mamanya yang S2 alumni UI Depok menyarankan Chity untuk melanjutkan S2 di IPPM. Yang jadi masalah adalah Chity berkeinginan untuk melanjutkan S2 nya di Amerika. Rasanya seperti geledek di siang bolong, karena kami belum punya biayanya. Kami sedang mencari jalan bagaimana caranya bisa membiayai untuk mencapai cita-cita anak kami Chity.

Tidak ada komentar: